25.1.11

It's a BIG day tomorow bah!

Bismillahirrahmanirrahim ♥

~In The Name Of Allah The Most Gracious and The Most Merciful~


salam~

sedar tak..esok hari membesarkan diri..It's a BIG day tomorrow u know?
BIG is stand for Bina Insan Guru..jangan salah paham anda ya. bukan BIG=Besar..
tu short form untuk satu program wajib yang dalam kurikulum IPGM ..hehe..
untuk semester kamiorang BIG berkonsepkan camping..gumbira nya..dapat keluar bercamping..
ahaha..satu part yang tak suka kalau camping or ikut perkhemahan ini..
nak tahu apa?hmm..part yang disiplin tu mesti KETAT..nahh..takotnyerr..


kalau nak bercamping tue..opcoz la banyak barang nak beli kan..hmm..guna duit lagi..
dah la hencek Elaun lom agi keluar ni..huhu..walaupon duit seciput agi tinggal..ecece..cian tak?
hmm..p la jugak OneBorneo.suping2..bukan shopping ok,,ni suping jah. beli barang yang patot..
barang keperluan aja..bukan barang kehendak..^-^


barang-barang keperluan itu...


Ms. Glovvy

em, napa beli Glove?
sebab masa camping nanti mesti lasak..so paham2 la kan..
so, wajib bawak Ms Glovvy ini.. =]

pastu..

agenda seterusnya adalah packing mempacking baghang2..



kite bawak dua beg kecik ja ok 3 hari 2 malam jer..
hencek teddy tak bawak pon..


Mr PINK nak ekot camping jugak ker??


bye2 family Bear...


harap-harap masa BIG tu semua berjalan dengan lancar 
dan tak da benda yang tak elok berlaku,,Aminn..
cuma sekarang ada masalah sikit dengan peraturan masa kem tu..
hope suma dapat dipertimbangkan.. :[

www.tips-fb.com

23.1.11

Kisah Mata Ibuku



Bismillahirrahmanirrahim ♥

~In The Name Of Allah The Most Gracious and The Most Merciful~

Salam~

to all readers...

Ini Kisah "Mata Ibuku" yang diadptasi dari video Arab..sedih sangat.. :(


gambar dari Fb Alfaridzi


Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya sungguh memalukan. Ia menjadi juru masak di sekolah, untuk membiayai keluarga.

Suatu hari ketika aku masih SD, ibuku datang. Aku sangat malu. Mengapa ia lakukan ini? Aku memandangnya dengan penuh kebencian. Keesokan harinya di sekolah “Ibumu hanya punya satu mata?!?!” Ieeeeee, jerit seorang temanku. Aku berharap ibuku lenyap dari muka bumi. Ujarku pada ibu, “Bu, mengapa Ibu tidak punya satu mata lainnya? Kalau Ibu hanya ingin membuatku ditertawakan, lebih baik Ibu mati saja!!!” Ibuku tidak menyahut. Aku merasa agak tidak enak, tapi pada saat yang bersamaan, lega rasanya sudah mengungkapkan apa yang ingin sekali kukatakan selama ini. Mungkin karena Ibu tidak menghukumku, tapi aku tak berpikir sama sekali bahwa perasaannya sangat terluka karenaku.

Malam itu... Aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibuku sedang menangis, tanpa suara, seakan-akan ia takut aku akan terbangun karenanya. Aku memandangnya sejenak, dan kemudian berlalu. Akibat perkataanku tadi, hatiku tertusuk. Walaupun begitu, aku membenci ibuku yang sedang menangis dengan satu matanya. Jadi aku berkata pada diriku sendiri bahwa aku akan tumbuh dewasa dan menjadi orang yang sukses.

Kemudian aku belajar dengan tekun. Kutinggalkan ibuku dan pergi ke Singapura untuk menuntut ilmu. Lalu aku pun menikah. Aku membeli rumah. Kemudian akupun memiliki anak. Kini aku hidup dengan bahagia sebagai seorang yang sukses. Aku menyukai tempat tinggalku karena tidak membuatku teringat akan ibuku. Kebahagian ini bertambah terus dan terus, suatu ketika ... Apa?! Siapa ini?! Itu ibuku. Masih dengan satu matanya. Seakan-akan langit runtuh menimpaku. Bahkan anak-anakku berlari ketakutan, ngeri melihat mata Ibuku. Kataku, “Siapa kamu?! Aku tak mengenal dirimu!!” Untuk membuatnya lebih dramatis, aku berteriak padanya, “Berani-beraninya kamu datang ke sini dan menakuti anak-anakku! !” “KELUAR DARI SINI! SEKARANG!!” Ibuku hanya menjawab perlahan, “Oh, maaf. Sepertinya saya salah alamat,” dan ia pun berlalu. Untung saja ia tidak mengenaliku. Aku sungguh lega. Aku tak peduli lagi. Akupun menjadi sangat lega.

Suatu hari, sepucuk surat undangan reuni sekolah tiba di rumahku di Singapura. Aku berbohong pada istriku bahwa aku ada urusan kantor. Akupun pergi ke sana . Setelah reuni, aku mampir ke gubuk tua, yang dulu aku sebut rumah... Hanya ingin tahu saja. Di sana , kutemukan ibuku tergeletak dilantai yang dingin. Namun aku tak meneteskan air mata sedikit pun. Ada selembar kertas di tangannya. Sepucuk surat untukku. “Anakku... Kurasa hidupku sudah cukup panjang.. Dan... aku tidak akan pergi ke Singapura lagi... Namun apakah berlebihan jika aku ingin kau menjengukku sesekali? Aku sangat merindukanmu. Dan aku sangat gembira ketika tahu kau akan datang ke reuni itu. Tapi kuputuskan aku tidak pergi ke sekolah. Demi kau... dan aku minta maaf karena hanya membuatmu malu dengan satu mataku. Kau tahu, ketika kau masih sangat kecil, kau mengalami kecelakaan dan kehilangan satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tak tahan melihatmu tumbuh hanya dengan satu mata. Maka aku berikan mataku untukmu. Aku sangat bangga padamu yang telah melihat seluruh dunia untukku, di tempatku, dengan mata itu. Aku tak pernah marah atas semua kelakuanmu. Ketika kau marah padaku... Aku hanya membatin sendiri, “Itu karena aku mencintaimu” Anakku! Oh, anakku!”


p/s: Janganlah Menderhaka kepada ibu kita kerana syurga ditelapak kaki ibu..anak yang baik adalah anak yang mendengar kata

www.tips-fb.com

Gurau Senda dan Agama

Bismillahirrahmanirrahim ♥


~In The Name Of Allah The Most Gracious and The Most Merciful~


salam~

Alhamdulilah..segala puji bagi Allah yang masih memelihara kita dalam nikmat iman dan Islam.. terasa banyaknya dosa yang menyelaputi diri, tetapi masih lagi diberi peluang dari Ya Rabbi untuk merasai manisnya keampunan dan taubat dariNya...
“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya. “          (Surah al-Waqi’ah:35-37).



Sebahagian orang mempunyai sangkaan yang salah bahawa Islam mengharamkan senda gurau, keceriaan dan ketawa. Sebahagian yang lain pula menganggap bahawa orang yang berpegang teguh pada agama tidak ketawa, tidak girang, tidak bergembira dan tidak berjenaka dengan orang lain kerana kehidupannya penuh kesungguhan.


Sudah fitrah manusia suka bergurau. Orang kata gurau tu pemanis dalam kehidupan. kalau tak ada senda gurauan ni macam xsedap ja perencah dalam kehidupan ni. Betul tak? Tapi, Kita harus ingat, dalam bergurau pon ada batasnya.




Namun, bergurau yang dibolehkan dalam Islam ialah gurau senda yang sederhana, yang tidak membawa kepada perseteruan, permusuhan dan cemuhan. Islam telah menggariskan beberapa langkah dalam perkara  ini :

  • Gurau senda tersebut tidak mengandungi bentuk atau cirri-ciri dusta dan mengada-adakan sesuatu.
  • Tidak membawa kepada sikap menghina dan memperolok-olokkan orang lain.
  • Tidak menyinggung perasaan kaum Muslimin.
  • tiada unsur mempermaikann perkara yang serius dan tidak membuat orang lain ketawa dalam perkara yang seharusnya memnyebabkan mereka menangis.
  • Gurauan itu perlulah dalam batasan-batasan yang munasabah dan dalam batasan yang sederhana dan seimbang.



www.tips-fb.com

♥Macam-macam ada nie..♥

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
✿ Copyright © Semua yang tercoret adalah hak milik ♛ Princess Cahaya Harapan ✿